Persiapan Yang Harus Di Lakukan Sebelum Memasang Wallpaper Dinding Medan

ut-590.info – Saat akan melakukan pemasangan wallpaper dinding Medan ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini sebagai bahan pertimbangan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu:

I. Dinding Tembok/Semen

A. Tembok Baru/dinding baru

Tembok baru yang akan kita gunakan sebagai media untuk tempat dipasangnya wallpaper dinding sebaiknya dihaluskan dulu dengan cara diamplas untuk menghilangkan permukaan yang tampak kasar dan bintik pasir yang tetinggal oleh sisa acian, bila tidak dihaluskan maka pada saat wallpapernya sudah merekat dengan sempurna akan tampak jelas dindingnya seperti berpori-pori dan bintik–bintik pasirnya akan terlihat seperti jerawat.

Perhatikan pula permukaan dindingnya apakah rata atau bergelombang, memang tidak ada dinding tembok yang sempurna (rata tanpa gelombang) tetapi bila gelombangnya sangat ekstrim maka perlu diperbaiki dengan cara ditutupi dengan compound untuk membantu meminimalkan gelombang dindingnya.

Sebelum dipasang wallpaper dinding sebaiknya di cat dasar menggunakan wallsealer untuk membantu wallpapernya agar tidak berjamur dan juga tidak terlihat belang-belang karena warna tembok yang tidak dicat dasar biasanya terlihat berwarna gelap akibat warna yang dihasilkan oleh acian semen. Menggunakan wallsealer juga akan membantu menambah daya rekat lem wallpaper ke dinding tembok.

Pastikan tembok yang akan dipasang sudah benar-benar kering atau tidak ada rembesan air dari dalam tembok karena bersebelahan dengan kamar mandi atau rembesan air hujan dari luar tembok. Hal ini bila kurang mendapat perhatian maka akan berakibat timbulnya jamur yang menyebabkan wallpaper bernoda dan sambungan wallpapernya terbuka.

Pada umumnya pekerjaan dinding luar area kamar mandi/toilet selalu bermasalah jika dipasang wallpaper dinding karena lembab. Hal ini mungkin timbul karena kran air yang bocor atau ada celah/retak di dinding kamar mandi ataupun pekerjanya yang kurang begitu memperhitungkan rembesan air seperti ini. Pengalaman ini selalu kami jumpai di apartemen, hotel dan rumah tinggal yang kamar mandinya bersebelahan dengan dinding yang dipasang wallpaper dinding.

Kelembaban dinding juga sering kali terjadi karena pipa saluran pembuangan AC (Air Conditioner) yang bocor/pecah, inipun akan menimbulkan masalah bila kurang diperhatikan. Sangat disayangkan apabila setelah dipasang wallpaper dinding kemudian masalah seperti ini timbul karena akan menyebabkan penambahan biaya penggantian wallpaper dinding dan biaya pemasangan/servicenya.

B. Tembok Lama

Yang dimaksud dengan tembok lama adalah tembok yang kira-kira sudah lebih dari setahun dan sudah mengalami pengecatan beberapa kali atau sudah terpasang wallpaper dinding sebelumnya dan akan dilakukan penggantian dari cat kemudian dipasang wallpaper dinding atau dari wallpaper lama akan diganti dengan wallpaper yang baru. Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan untuk membuat pemasangan wallpaper dinding bisa bertahan lama, merekat dengan baik dan aman dari segala cuaca atau kondisi yang mempengaruhi suhu di dalam ruangan. Berikut ini yang harus diperhatikan:

1. Apabila mengganti wallpaper dinding yang sebelumnya menggunakan cat.

Perhatikan dengan baik dindingnya apakah catnya masih kuat atau sudah mulai terkelupas dan perhatikan pula sudah berapa lapisan cat yang menempel ke dinding (tebal atau tipis), dua hal ini menjadi sangat penting sebab sangat berpengaruh terhadap kualitas pemasangan wallpaper dinding.

Karena lem wallpaper merupakan cairan yang mengandung banyak air maka dinding yang catnya sudah mulai terkelupas sebaiknya dikerok dahulu atau dikupas dan dibersihkan kemudian berikan lapisan dasar berupa wallsealer seperti penjelasan sebelumnya mengenai tembok baru.

Tetapi jika catnya masih kuat dan hanya ada beberapa titik kecil yang terkelupas buanglah bagian yang terkelupas tersebut kemudian ratakan dengan campound yang dicampur dengan lem putih untuk menambah daya rekatnya kedinding atau ratakan dengan plamir khusus untuk dinding, bahan–bahan ini mudah ditemukan di toko-toko bangunan.

2. Apabila mengganti wallpaper dinding lama dengan wallpaper dinding baru

Secara umum wallpaper dinding yang sudah terpasang dan akan diganti dengan yang baru biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain wallpapernya sudah sangat lama digunakan dan sudah kotor, ada juga yang mengganti wallpapernya karena rusak ( robek, terkelupas atau dindingnya lembab sehingga menimbulkan noda pada wallpaper) serta ada juga yang mengganti wallpaper dindingnya karena hobby/sangat menyukai wallpaper.

Apabila mengganti wallpaper dinding karena sudah sangat lama maka akan berpengaruh dengan kondisi dindingnya juga. Umumnya pada saat dilepas dari dinding maka kondisi dindingnya akan terlihat noda-noda berwarna kekuning-kuningan bekas wallpaper atau berwarna kecoklatan bekas air atau lem yang menyatu dengan dinding tembok dan juga sudah dipastikan lapisan dasar dinding seperti cat dasar atau compound akan ikut terkelupas.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal disarankan supaya tidak langsung dipasang wallpaper tetapi lakukan perapihan dinding terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan supaya wallpapernya bertahan lama. Karena Baik atau buruknya pemasangan wallpaper dinding bisa juga ditentukan oleh kualitas dinding sebagai media tempat wallpaper direkatkan.

II. Dinding Gypsum

Gypsum merupakan media yang sangat baik untuk dipasang wallpaper dinding sebab permukaannya rata dan halus. Tetapi bukan berarti wallpaper bisa terpasang dengan baik tanpa ada masalah.

Berikut ini masalah yang timbul berkaitan dengan dinding gypsum:

Sambungan antara lembar gypsum yang satu dengan yang lain umumnya terlihat bergelombang. Biasanya dipengaruhi oleh compound yang terlalu tebal atau cara menghaluskan/pengamplasannya yang kurang baik, sehingga menimbulkan efek yang tidak rata, celakanya kadang–kadang hal ini baru terlihat jelas ketika wallpaper sudah terpasang.

Jika wallpaper dinding yang digunakan cenderung tipis dan berwana putih, abu-abu atau krem, biasanya warna compoundnya akan terlihat tembus hal ini karena terdapat warna yang sangat mencolok antara gypsum yang warnanya abu-abu dengan compound yang warnanya putih. Sebaiknya lakukan langkah pengecetan dasar untuk menghindari kasus seperti ini.

Gypsum cenderung lentur dan dapat dibentuk bulat/melengkung dan lain-lain, biasanya akan sedikit bermasalah pada saat melakukan pemasangan wallpaper dinding di area seperti ini. Jika wallpapernya mengharuskan dilakukan pemotongan dengan sistem overlaping maka pemasangan sebaiknya dilakukan dengan extra hati-hati karena apabila cutternya menusuk terlalu dalam ke kulit gypsumnya hal ini akan membuat gypsumnya menjadi pecah.

III. Dinding Triplex

Kadang–kadang ada area dinding yang menggunakan triplex dan mengharuskan kita menutupnya dengan wallpaper, biasanya dinding triplex digunakan karena akan ada sesuatu yang akan di rekatkan kebidangnya, misalnya TV (televisi) atau lemari gantung. Jika menemukan hal yang seperti ini maka sebaiknya triplexnya di compound terlebih dahulu sebab kulit triplexnya tipis dan bila kena air lem wallpaper maka akan mudah mengelupas. Menyebabkan wallpaper dinding terlihat seperti gelembung angin.

IV. Dinding Menggunakan MDF

Bahan ini biasanya dipakai pada pintu lipat, berkomunikasilah dengan pembuat pintu lipat untuk memastikan apakah pintunya cukup baik untuk direkatkan wallpaper. Sebab bahan ini sedikit rentan bergelembung jika terkena air.

Ada beberapa kasus yang kami temukan di lapangan yang pintu lipatnya bergelombang karena dipasang wallpaper. Tetapi kasus seperti ini tidak banyak hanya saja kita perlu waspada sebelum terjadi yang tidak diinginkan.

Ada pula di beberapa tempat yang menggunakan bahan ini sebagai dinding, memang bahan ini sangat rapih jika sudah terpasang tetapi jika direkatkan wallpaper biasanya akan ada bagian yang bergelombang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *